1.PERAN MIKROKOMPUTER DALAM JURUSAN SISTEM KOMPUTER
Komputer mikro adalah sebuah kelas computer yang menggunakan
microprocessor sebagai
CPU utamanya. Computer mikro juga dikenal sebagai personal computer (PC). Computer
mikro yamg diletakan diatasmeja kerja dinamakan desktop. Sedangkan yang dapat di jinjing
dinamakan laptop. Ketika computermikro pertama kali muncul ke pasaran,computer jenis
ini dianggap sebagai perangkat yang hanya di gunakan oleh satu orang saja. Yang mampu
menangani informasi yang berukuran 4-bit,8-bit atau 16 bit pada satu waktunya. Minicomputer
dan computer mikro menjadi tidak relevan lagi,karena computer mikro yang baru
mampu menangani informasi 32-bit atau 64-bit dalam satu waktunya. Sama seperti halnya
mainframe atauminicomputer. Selain itu mikro computer juga sekarang telah mendukung
banyak pengguna dalam satu waktunya. Mikro computer di design untuk digunakan di dalam
rumah,sekolah,atau perkantoran.
CPU utamanya. Computer mikro juga dikenal sebagai personal computer (PC). Computer
mikro yamg diletakan diatasmeja kerja dinamakan desktop. Sedangkan yang dapat di jinjing
dinamakan laptop. Ketika computermikro pertama kali muncul ke pasaran,computer jenis
ini dianggap sebagai perangkat yang hanya di gunakan oleh satu orang saja. Yang mampu
menangani informasi yang berukuran 4-bit,8-bit atau 16 bit pada satu waktunya. Minicomputer
dan computer mikro menjadi tidak relevan lagi,karena computer mikro yang baru
mampu menangani informasi 32-bit atau 64-bit dalam satu waktunya. Sama seperti halnya
mainframe atauminicomputer. Selain itu mikro computer juga sekarang telah mendukung
banyak pengguna dalam satu waktunya. Mikro computer di design untuk digunakan di dalam
rumah,sekolah,atau perkantoran.
2.KONSEP DASAR MIKROKOMPUTER
Mikrokomputer adalah interkoneksi antara mikroprosesor (CPU)
dengan memori utama (main memory) dan antarmuka input-output (I/O devices) yang
dilakukan dengan menggunakan sistim interkoneksi bus. Mikrokomputer dapat
dikatakan pula sebagai sebuah mikroprosesor (CPU) dengan ditambahkannya unit
memori serta sistem I/O. Sistem mikrokomputer terdiri dari beberapa bagian
yaitu CPU (Mikroprosesor), Memory (RAM, ROM dan Harddisk), Perangkat I/O. Ketika komputer mikro pertama kali muncul ke pasaran,
komputer jenis ini dianggap sebagai perangkat yang hanya digunakan oleh satu
orang saja, yang mampu menangani informasi yang berukuran 4-bit, 8-bit, atau
16-bit (dibandingkan dengan minicomputer atau mainframe yang mampu menangani
informasi lebih dari 32-bit) pada satu waktunya.
Bila sebuah computer dibangun dalam sebuah PCB tunggal maka
disebut minicomputer.Dan sebuah CPU yang dipakai dalam sebuah chip
semikonduktor disebut mikroprosesor.Mikrokomputer sendiri adalah sebuah computer
yang dikontruksi dari sebuah mikroprosesor dengan ditambahkan unit memori serta
system I/O.Sistem mikrokomputer sama dengan yang terdapat pada system computer.Untuk
menanggulangi berbagai macam kerja yang harus dilakukan,biasanya diberikan
logika tambahan atau rangkaian logika lain misalnya tri-state,buffer,decoder,multiplexer
3.SEJARAH
PERKEMBANGAN KOMPUTER
Komputer itu sendiri berasal dari bahasa latin
computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu
komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan
termininologi komputer.
Komputer Generasi pertama
Komputer Generasi pertama
Komputer generasi pertama adalah ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts. Komputer generasi pertama ini menggunakan Tabung hampa udara (vacum-tube) yang terbuat dari kaca untuk penguat sinyal. Namun hal tersebut masih banyak mempunyai kendala seperti: mudah pecah, dan cepat menyalurkan panas.
Sejarah perkembangan konputer generasi pertama memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Pada generai ini komputer masih banyak
mengeluarkan panas.
- Menggunakan komponen elektronikanya yang
terbuat dari Tabung Hampa Udara (Vacuum Tube).
- Program dibuat dalam bahasa mesin (Machine
Language), yang programnya tersimpan dalam memori komputer.
- Utuk mengoprasikannya pun membutuhkan kekuatan
listrik yang cukup besar.
- Kapasitas yang disediakan untuk penyimpannan
data sangat kecil dan terbatas.
- Programnya masih menggunakan bahasa mesin
dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.
- Prosesnya relatif lambat.
- Mempunyai Ukuran atau bentuk yang sangat besar
sehingga diperlukan sebuah ruangan yang yang cukup lebar hanya untuk
meletakan komputer ini.
- Orientasi utama pada aplikasi bisnis.
- Menggunakan sistem luar magnetic tape dan
magnetic disk.
Komputer Generasi kedua
Sejarah perkembangan komputer generasi kedua lahir pada tahun 1960-an, penemuan transistor sanggat mempenggaruhi perkembangan komputer pada saat itu. Transistor dapatb menggantikan Tabung hampa udara. Dan hal tersebut tentunya megubah semua ukuran mesin-mesin elektrik . Transistor mulai digunakan pada komputer sekitar tahun 1956-an. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding dengan komputer generasi pertama.
Perkembangan Komputer Generasi kedua ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Sejarah perkembangan komputer generasi kedua lahir pada tahun 1960-an, penemuan transistor sanggat mempenggaruhi perkembangan komputer pada saat itu. Transistor dapatb menggantikan Tabung hampa udara. Dan hal tersebut tentunya megubah semua ukuran mesin-mesin elektrik . Transistor mulai digunakan pada komputer sekitar tahun 1956-an. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding dengan komputer generasi pertama.
Perkembangan Komputer Generasi kedua ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat
tinggi (high level language), seperti FORTRAN, COBOL, ALGOL.
- Kapasitas memori utama sudah lumayan besar
- Sirkutinya adalah transistor.
- Ukuran fisik komputer lebih kecil dari
komputer generasi pertama
- Tidak membutuhkan terlalu banyak listrik
- berorientasi pada bisnis dan teknik
- Proses operasi sudah cepat
Komputer Generasi ketiga
Komputer generasi ketiga merupakan sebuah perkembangan yang sangat pesat dari perkembangan komputer yang ada. Komputer generasi ketiga muncul sejak era 1965-1971-an. Transistor yang dianggap tidak effisien lagi membuat para ilmuan mencari alternatif lain dan kemudian di temukan pada batu kuarsa ( Quartz rock ). Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. Hal ini merupakan sebuah inovasi yang dapat mendongkrak munculnya komputer generasi ketiga.
Komputer Generasi keempat
Setelah IC ditemukan, perkembangan komputer semakin
pesat dan jelas. Pada tahun 1971 chip INTEL 4004 membawa kemajuan besar dalam
dunia IC, intel berhasil memasukan semua komponen dalam sebuah komputer
(central processing unit, memori, dan kendali input/output) kedalam sebuah chip
tunggal yang sangat kecil, jika sebelumnya IC digunakan untuk mengerjakan
pekerjaan tertentu saja maka pada masa ini mikroprosesor dapat diproduksi
dan di program untuk menjalankan seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Perkembangan Komputer generasi keempat memiliki
ciri-ciri sebagai berikut :
- Dikembangkan komputer mikro yang menggunakan
micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori
komputer.
- Pada generasi ini komputer sudah memaki Large
Scale Integration (LSI)
Komputer Generasi Kelima
Sejarah perkembangan komputer
generasi kelima adalah komputer yang kita gunakan sekarang ini dimana pada
generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang
merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam sebuah microprocesor. Selain
itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor.
Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor di antaranya adalah: Intel
Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di pasaran bisa kita lihat
adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486,
dan Pentium. Pentium-4 merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang
diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, di
samping itu, kemampuan dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah
menjadi 2 Ghz. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi lebih halus dan lebih
tajam, di samping itu kecepatan memproses, mengirim ataupun menerima gambar
juga menjadi semakin cepat
4.Sejarah
Perkembangan Microprocessor
1904
: Dioda tabung pertama
kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose
Fleming (1849-1945)
1906
: ditemukan trioda hasil pengembangan
dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang
kemudian terciptalah tetroda dan pentode.
Akan
tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah
ditemukannya komponen semikonduktor.
1947
: Transistor diciptakan
di labolatorium Bell.
1965 : Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel
untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua
kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade.
1968 : Moore, Robert Noyce dan Andy Grove
menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated Electronics.”
1969 : Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101,
metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada
berakhirnya era memori magnetis.
1971 : Intel meluncurkan mikroprosesor pertama
di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin.
1972 : Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates
muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut,
namun saat itu masih kurang kuat.
1974 : Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500
transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya.
1975 : Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada
Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan
bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080.
1976 : Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs
dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan prosesor
8-bit Motorola 6502.
1978 : Intel memperkenalkan mikroprosesor
16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni.
1979 : Intel memperkenalkan versi dengan harga
yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus.
1980 : Intel memperkenalkan 8087 math
co-processor.
1981 : IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang
eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar pertama
Intel.”
1982 : IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai
sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088.
1982 : Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000
transistor.
1984 : IBM mengembangkan PC generasi kedua,
80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS,kelak menjadi standar PC
selama hampir 10 tahun.
1985 : Intel keluar dari bisnis RAM dinamis
untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386,
sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai
macam program sekaligus.
1986 : Compaq Computer melambungkan IBM dengan
PC yang didasarkan pada 80386.
1987 : VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif.,
mereka akan mejual chip set core logic x86.
1989 : 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor
dan built-in math co-processor.Intel telah
memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an.
1990
: Compaq
memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486.
1993 : Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz
Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan.
1994 : AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk
mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486
.
1997 : Intel meluncurkan teknologi prosesor
64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal
digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara.
1998 : Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan
April.
1999 : VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur
Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor.
2000 : Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor.
2003 : AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86
instruction set.
2004 : AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip.
2005 : Intel menjual prosesor Dual-Core
pertamanya.
2006 : Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor
berbasis AMD.
2006 : Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo
di bulan juli.
2007 : Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan
januari.
1971: 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971
munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada
mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk
memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972
munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya
yaitu 4004.
1974: 8080 Microprocessor
Menjadi otak
dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh
ribu dalam 1 bulan
1978: 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan
penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan
IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286 Microprocessor
Intel 286 atau
yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali
dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor
sebelumnya.
1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah
sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor
tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih
banyak dibandingkan dengan 4004.
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang
pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan
command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek
matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor
generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi,
tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang
dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat
untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor
yang tertanam
.
1997: Intel® Pentium® II Processor
Pocessor Pentium
II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara
khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat
7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini
pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih
baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang
dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi
strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar
tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor
Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang
ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang
lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan
budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki
bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi
hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil,
kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada
processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka
Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor
Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang
secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi,
audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon®
Processor
Intel kembali
merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi
jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini
adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor ,
yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang
untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor
Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus
kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan
1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor
processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel
Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus
kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel
Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk
berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih
banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih
besar pula.
2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah
processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan
workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur
yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan
teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah
generasi kedua dari keluarga Itanium
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan
Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino
dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang
mudah dibawa kemana-mana.
2004:
Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan
chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan
dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat
digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory,
and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition
3.73GHz
Sebuah processor
yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang
lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz
frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor
berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan
konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada
frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan
dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk
type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer
yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2
cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side
bus, dan thermal design power ( TDP ).
2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang
digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing
memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache (
dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan
thermal design power (TDP).
Sejarah Perkembangan Microprocessor AMD
Processor multi-core
Sudah
menjadi salah satu tren pengembangan processor terkini. Tidak cukup dengan dual-core, quad-core pun mulai dipandang diperlukan bahkan
pada sebuah processor desktop PC. Jika
Anda termasuk salah satu penggemar balap mobil F1, mungkin Anda termasuk salah
satu dari pendukung konstruktor mobil berwarna dominasi merah menyala dengan
logo kuda jingkrak. Pada seri belakangan, konstruktor ini menunjukkan
peningkatan performa. Terutama pada klasemen sementara untuk poin konstruktor.
Terlihat sedikit demi sedikit mulai mengejar ketinggalannya di putaran awal
musim F1 kali ini. Dan demikian juga dengan salah satu sponsornya, AMD.
Era Processor Multi-Core
Sudah
kurang lebih satu tahun pengguna komputer disuguhi pilihan untuk menikmati
penggunaan quad-core processor. Baik Intel dan AMD memberikan
solusi yang berbeda. Tidak ketinggalan dengan Intel yang sudah terlebih dahulu
menawarkan pilihan processor untuk desktop PC dengan quad-core. Meskipun
sebelumnya AMD juga sudah memberikan solusi
penggunaan 4 core pada desktop PC, namun pendekatan 4×4 dengan QuadFX belum dirasakan cukup. Kehadiran
processor quad-core yang sebenarnya, menjadi sebuah kewajiban untuk menjawab
tantangan yang diberikan oleh pesaingnya.
AMD K10 Micro-Architecture
Sebetulnya AMD sudah
tidak lagi menggunakan penamaan processor dengan menggunakan awalan “K” ini.
Terakhir kali penamaan dengan awalan huruf “K “ ini digunakan pada processor
codename “K8“ pada jajaran processor Athlon
64. Hal ini terlihat dari tidak lagi digunakannya penamaan dengan awalan huruf
“K” ini pada dokumen-dukumen ataupun press release resmi dari AMD sejak awal
tahun 2005 yang lalu. Namun penamaan codename processor AMD dengan
awalan “K”, ini sudah terlalu tertanam pada benak kebanyakan pengguna PC. Juga
berlaku untuk para pengamat teknologi dan juga reviewer. Sebagai contoh, pada
berita terdahulu mengenal kehadiran processor dengan codename “K8L”, yang
sebenarnya secara resmi disebut oleh AMD sebagai “AMD Next Generation Processor
Technology”. Demikian juga penyebutan “K10” pada artikel ini. Secara resmi, AMD
tidak menyebutnya sebagai “K10”. Micro-architecture terbaru untuk processor AMD
ini akan menjadi penerus, baik untuk processor desktop, mobile, maupun server.
Jadi hal ini akan berlaku untuk jajaran Athlon, Turion, Opteron, dan bahkan
nantinya Sempron. Meskipun sempat beredar soal penundaan bahkan batal
dikeluarkannya processor generasi ini. Namun, hal tersebut tidak benar.
Setidaknya belum ada pernyataan resmi dari AMD mengenai hal ini. Bahkan
belakangan pembicaraan mengenai kehadiran AMD K10 terus menghangat. Jika
melihat rencana AMD yang disampaikan pada penghujung tahun lalu, belum ada
penundaan ataupun perubahan jadwal besar-besaran. Kehadiran Barcelona dan
Budapest untuk processor segmentasi server memang dijadwalkan hadir tahun 2007
ini. Demikian juga dengan processor desktop dengan Lima untuk single processor,
Sparta untuk Sempron, kesemuanya dengan proses produksi 65 nm.Dan rencananya pada semester kedua ini
baru akan diperkenalkan HyperTransport 3.0 dan kemungkinan Socket AM2+. Ini
diperkirakan akan dibutuhkan untuk mengimplementasikan penggunaan quadcore,
khususnya untuk segmentasi Consumer.Kabarnya penanaman codename untuk prosessor
AMD segmentasi ini juga akan mengalami perubahan. Setelah selama ini
menggunakan nama-nama kota terkenal di dunia, selanjutnya direncanakan akan
menggunakan nama bintang. Sama seperti pada processor Barcelona untuk server,
processor desktop juga akan menggunakan quad-core processor. Adalah Agena yang
diperkirakan menjadi quad-core processor desktop pertama dari AMD. Dan akan
menyusul processor lainnya yang menggunakan micro-architecture terbaru ini.
AMD Phenom
Di
pertengahan tahun ini, AMD mengumumkan akan hadirnya jajaran processor family
dengan sebutan AMD Phenom yang memiliki codename “FASN8” (dibaca: “fascinate”).
Ditujukan terutama untuk segmentasi enthusiast. Direncanakan akan hadir pada
awal Q4 2007 ini. Processor AMD Phenom ini sendiri sudah didemokan, dan dengan
menggunakan DSDC (Dual Socket Direct Connect), AMD juga sempat mendemokan
8-core platform pada kesempatan yang sama saat memperkenalkan AMD Phenom. Ini
dimung- kinkan dengan penggunaan dua processor quad-core AMD Phenom dalam
sebuah platform DSDC. Masih mirip dengan yang ditawarkan pada QuadFX terdahulu.
Native Quad-Core Processor
Untuk
sebuah produk processor, AMD bukanlah yang memproduksi processor dengan
quad-core pertama. Namun klaim AMD untuk menjadi pihak yang memproduksi native
quad-core processor, memang ada benarnya. Tidak dengan menghadirkan sebuah
processor yang mengemas dua die, masing-masing dengan dual-core processor,
dalam satu kemasan processor. Namun AMD melakukan pendekatan yang berbeda,
dengan sebuah quad-core processor dalam satu die. Maka, sebutan sebagai native
quad-core processor memang pantas disebutkan untuk processor quad-core ini.
Selain menghadirkan processor quadcore, tidak hanya itu yang ditawarkan oleh
AMD Phenom. AMD Phenom juga tentu saja tidak melupakan penggunaan energy effi
cient, yang memungkinkan peningkatan kinerja performance-per-watt yang optimal.
Hal ini juga didukung dengan penggunaan teknologi HyperTransport, dan terutama
128-bit Floating Point Unit yang membantu meningkatkan kinerja secara
keseluruhan. Juga architecture K10 yang melakukan pendekatan berbeda dalam
mewujudkan quad-core. Sedikit banyak hal ini menguntungkan khususnya dalam hal
aliran data. Ini juga yang menyebabkan AMD memandang perlu meningkatkan
kapasitas L1 dan L2 cache yang digunakan pada generasi processor ini. Quad-core processor versi AMD dengan
AMD Phenom cukup memberikan kesan yang menjanjikan untuk mendapatkan
peningkatan kinerja dengan multitasking penggunaan dengan intensitas yang
tinggi dan tentunya aplikasi yang mendukung multi-thread, juga tidak
ketinggalan untuk gaming. Tidak ketinggalan beberapa pihak developer game juga
menyambut gembira kedatangan quad-core processor ini. Seperti publisher
Microsoft Game Studios yang sudah memberikan patch Service Pack1 untuk
Microsoft Flight Simulator X. Patch SP1 ini akan membuatnya mampu melakukan
proses terrain loading dan texture dalam perintah multi-thread yang akan
menguntungkan untuk processor multi-core seperti AMD Phenom ini. Atau seperti
pada Unreal Engine 3 yang juga sudah dapat mengoptimalkan penggunaan quad-core
processor atau bahkan lebih. Pada engine ini multi-core processor akan meningkatkan
percepatan proses kalkulasi untuk physics dan AI. Dan tentu saja ini membantu
pihak developer engine tersebut untuk meningkatkan tingkat realistic kemiripan
dengan dunia nyata yang dapat disertakan pada game. Hal ini juga mirip yang
dinyatakan oleh Havoc yang mengembangkan Physics. Bicara komputer tentu tak lepas dari
prosesor, yag umumnya dikenal sebagai otaknya komputer. Dialah yang mengatur
dan mengolah semua kerja komponen dalam komputer. Meskipun hanya sebentuk chip
silikon tunggal nan kecil, peranti ini memegang peranan sangat penting. Jika
komponen PC lainnya berfungsi sebagai pentransmisi data, maka prosesorlah yang
berfungsi menentukan dan menghitung semua aktivitas tersebut.
Prosesor, atau tepatnya mikroprosesor, memang beragam merek dan tipenya. Namun, kesemuanya boleh dibilang memiliki fungsi yang sama.Pusat unit pemroses komputer sederhana generasi pertama pada tahun 1940-an, masih berupa sekumpulan tabung kedap udara yang mirip botol. Botol-botol ini sama dengan yang yang biasa ditemukan di televisi model yang sangat kuno sekali.Setiap CPU (Central Processing Unit) membutuhkan ribuan botol, dan daya tahannya hanya beberapa jam saja. Pula, ia boros tenagan listrik dan peregkat pendinginnya pun berukuran besar.Komputer angkatan pertama yang menggunakan CPU model ini adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer), yang dikembangkan oleh J.P. Eckert dan J.W. Maughly di Amerika Serikat. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung kedap udara, yang membutuhkan ruangan seluas 18×8meter persegi untuk pengoperasiannya.Dari model tabung, di tahun 1948, proses komputasi mulai masuk ke “komputer generasi kedua” yang menggunakan transistor. Penggunaannya didemonstrasikan pertama kali oleh Bell Telephone Laboratories. Dengan transistor, kebutuhan listrik jadi lebih rendah dan tingkat panasnya bisa dikurangi.Pada komputer generasi ketiga mulai digunakan semikonduktor, yang menggabungkan lusinan transistor dalam sebuah chip silikon kecil. Dengan cara ini, sebuah sirkuit elektronik yang berisi komponen-komponen yang saling terkoneksi bisa disatukan dalam sebuah sirkuit tunggal. Dari sinilah, mikroprosesor berawal.Di awal 1970-an, sirkuit semikonduktor sudah mula dikembangkan dengan klompleksitas 1.000 transistor per sirkuitnya. Selanjutnya, pada tahun 1971, komponen yang benar-benar disebut sebagai mikroprosesor untuk pertama kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik Intel. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin, dan Stan Mazor.Prosesor chp silikon tunggal ini berukuran sekitar 0,6 cm yang berisi sekitar 2.250 transistor. Komponen yang prototipenya dikembangkan sejak 1969 ini punya kemampuan memproses 4 bits informasi, dengan kecepatan sekitar 0,06 MHzsaja.Untuk harga, mikroprosesor yang pernah digunakan untuk pesawat luar angkasa Pioner 10 ini dijual seharga US$ 200. Tehitung mahal saat itu. Selanjutnya, pada tahun 1972, Intel merilis prosesor Intel 8008 debgab 3.500 transistor di dalamnya.Pada tahun 1974, Motorola tidak mau ketinggalan. Ia merilis prosesor berjuluk Motorola 6800. Chip ini dirancang oleh Charlie Melear dan Chuck Peddle, yang dikhususkan penggunanya untuk “mesin bisnis” dan pengontrol otomotif. Inovasi baru prosesor untuk pengembangan PC (Personal Computer) kemudian diawali dengan dirilisnya Intel 386 pada tahun 1985, yang membuka babak baru teknologi komputer. Prosesor ini berdesain 32 bit, 4GB ruang untuk data dan 250.000 transistor.Komponen keluaran Intel ini juga menjadi chip pertama yang mendukung pengalokasian data secara linier (linier addressing). Hal ini diikuti dengan dirilisnya Intel Pentium pada tahun 1993 dengan 3,1 juta transistor, dan menjadi chip yang terus berkembang baik baik hingga sekarang. Tak perlu dipungkiri, sejak awal (Intel 4004) Intel merajai dunia mikroprosesor. Dalam perkembangan teknologi ini, Intel merintis sutau arsitektur sistem prosesor yang dikenal sebagai X86, yang kemudian banyak diikuti oleh produk prosesor lainnya. Sistem ini dimulai dari prosesor Intel 8086.Bagaimana pun, bicara soal mikroprosesor tentu bukan Intel saja yang bisa disebut. Setelah akhir tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset, sperti AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai menantang Intel, dengan memproduksi sendiri chip prosesor “Intel-competibel”.Chip tersebut mendukung rangkaian instruksi yang ada di prosesor Intel. Harganya lebih murah, dan kadang mempunya kemampuan yang lebih dibandingkandengan produk Intel. AMD mulai menggebrak pasaran dengan prosesor buatan sendiri tahun 1996, degan merilis AMD K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat prosesor seperti AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat respon yang baik.Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Prosesor ini memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan prosesor Intel. Kelebihan dari prosesor-prosesor AMD adalah kemempuannya untuk di overclock. Sama dengan AMD, setelah memproduksi prosesor X86 untuk Intel pada masa Intel 286 dan 386, Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan merilis Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di awal 90-an. Dilanjutkan pada tahun 1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, prosesor dengan kecepatan tinggi di angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada tahun 1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan. Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia microprosesor. Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan. Banyak ahli teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua dekade mendatang (sejak tahun 2008
Prosesor, atau tepatnya mikroprosesor, memang beragam merek dan tipenya. Namun, kesemuanya boleh dibilang memiliki fungsi yang sama.Pusat unit pemroses komputer sederhana generasi pertama pada tahun 1940-an, masih berupa sekumpulan tabung kedap udara yang mirip botol. Botol-botol ini sama dengan yang yang biasa ditemukan di televisi model yang sangat kuno sekali.Setiap CPU (Central Processing Unit) membutuhkan ribuan botol, dan daya tahannya hanya beberapa jam saja. Pula, ia boros tenagan listrik dan peregkat pendinginnya pun berukuran besar.Komputer angkatan pertama yang menggunakan CPU model ini adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer), yang dikembangkan oleh J.P. Eckert dan J.W. Maughly di Amerika Serikat. ENIAC terdiri atas 18.000 tabung kedap udara, yang membutuhkan ruangan seluas 18×8meter persegi untuk pengoperasiannya.Dari model tabung, di tahun 1948, proses komputasi mulai masuk ke “komputer generasi kedua” yang menggunakan transistor. Penggunaannya didemonstrasikan pertama kali oleh Bell Telephone Laboratories. Dengan transistor, kebutuhan listrik jadi lebih rendah dan tingkat panasnya bisa dikurangi.Pada komputer generasi ketiga mulai digunakan semikonduktor, yang menggabungkan lusinan transistor dalam sebuah chip silikon kecil. Dengan cara ini, sebuah sirkuit elektronik yang berisi komponen-komponen yang saling terkoneksi bisa disatukan dalam sebuah sirkuit tunggal. Dari sinilah, mikroprosesor berawal.Di awal 1970-an, sirkuit semikonduktor sudah mula dikembangkan dengan klompleksitas 1.000 transistor per sirkuitnya. Selanjutnya, pada tahun 1971, komponen yang benar-benar disebut sebagai mikroprosesor untuk pertama kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik Intel. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin, dan Stan Mazor.Prosesor chp silikon tunggal ini berukuran sekitar 0,6 cm yang berisi sekitar 2.250 transistor. Komponen yang prototipenya dikembangkan sejak 1969 ini punya kemampuan memproses 4 bits informasi, dengan kecepatan sekitar 0,06 MHzsaja.Untuk harga, mikroprosesor yang pernah digunakan untuk pesawat luar angkasa Pioner 10 ini dijual seharga US$ 200. Tehitung mahal saat itu. Selanjutnya, pada tahun 1972, Intel merilis prosesor Intel 8008 debgab 3.500 transistor di dalamnya.Pada tahun 1974, Motorola tidak mau ketinggalan. Ia merilis prosesor berjuluk Motorola 6800. Chip ini dirancang oleh Charlie Melear dan Chuck Peddle, yang dikhususkan penggunanya untuk “mesin bisnis” dan pengontrol otomotif. Inovasi baru prosesor untuk pengembangan PC (Personal Computer) kemudian diawali dengan dirilisnya Intel 386 pada tahun 1985, yang membuka babak baru teknologi komputer. Prosesor ini berdesain 32 bit, 4GB ruang untuk data dan 250.000 transistor.Komponen keluaran Intel ini juga menjadi chip pertama yang mendukung pengalokasian data secara linier (linier addressing). Hal ini diikuti dengan dirilisnya Intel Pentium pada tahun 1993 dengan 3,1 juta transistor, dan menjadi chip yang terus berkembang baik baik hingga sekarang. Tak perlu dipungkiri, sejak awal (Intel 4004) Intel merajai dunia mikroprosesor. Dalam perkembangan teknologi ini, Intel merintis sutau arsitektur sistem prosesor yang dikenal sebagai X86, yang kemudian banyak diikuti oleh produk prosesor lainnya. Sistem ini dimulai dari prosesor Intel 8086.Bagaimana pun, bicara soal mikroprosesor tentu bukan Intel saja yang bisa disebut. Setelah akhir tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset, sperti AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai menantang Intel, dengan memproduksi sendiri chip prosesor “Intel-competibel”.Chip tersebut mendukung rangkaian instruksi yang ada di prosesor Intel. Harganya lebih murah, dan kadang mempunya kemampuan yang lebih dibandingkandengan produk Intel. AMD mulai menggebrak pasaran dengan prosesor buatan sendiri tahun 1996, degan merilis AMD K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat prosesor seperti AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat respon yang baik.Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Prosesor ini memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan prosesor Intel. Kelebihan dari prosesor-prosesor AMD adalah kemempuannya untuk di overclock. Sama dengan AMD, setelah memproduksi prosesor X86 untuk Intel pada masa Intel 286 dan 386, Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan merilis Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di awal 90-an. Dilanjutkan pada tahun 1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, prosesor dengan kecepatan tinggi di angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada tahun 1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan. Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia microprosesor. Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan. Banyak ahli teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua dekade mendatang (sejak tahun 2008
Sejarah Microprocessor Cyrix
Sekitar tahun 1989 Intel meluncurkan
i80486DX. Seri yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri
80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier
(seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan
publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain
adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled . Seperti yang
seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi
chip-chip seri sebelumnya.
AMD
dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat
prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya
inilah yang disebut proses ‘cloning’, sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD
dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip
seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk
membuat chip yang sekelas.
Tahun 1993, dan Intel meluncurkan
prosesor Pentium. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar
(kecepatan yang lebih tinggi , dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada
yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk
i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset
terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah
Pentium untuk meng”hambat” saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai
“rontok” tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel
kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena
itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin
tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun
92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut
oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah
menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC
spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur
ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri
(biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang
kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya
separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak
akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz
processor, makin cepat PCI-nya
Tahun 1995, kemunculan Pentium Pro.
Inovasi disatukannya cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8
. Pin-pin prosesor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup
lagi untuk prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah
susunannya . Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi
saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam
siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan pengosongan cache
sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang
ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) .
Tahun
1996, prosesor Pentium MMX. Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan
unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang
masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media
eXtension adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain
pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam
rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU
melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya.
Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium. AMD
K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah ‘clone’ i80486DX dengan kecepatan internal
133MHz dan clock bus 33MHz . Spesifikasi Pentium yang didapat AMD saat
merancang K5 versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat merancang 6×86 hanyalah
terbatas pada spesifikasi pin-pin Pentium. Mereka tidak diberi akses ke desain
aslinya. Bahkan IBM tidak mampu membuat Intel bergeming (Cyrix, mempunyai
kontrak terikat dengan IBM sampai tahun 2005)
Tahun 1997, Intel meluncurkan Pentium II,
Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak
menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti
namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang menyebabkan
hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan cache) Inovasi kedua,
yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita dapat memasang prosesor
Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus. Tambahan : karena cache
L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan processor, sedangkan karena
PII cachenya di”luar” (menggunakan processor module), maka kecepatannya
setengah dari kecepatan processor. Disebutkan juga penggunaan Slot 1 pada PII
karena beberapa alasan :
Pertama,
memperlebar jalur data (kaki banyak – Juga jadi alasan Socket 8), pemrosesan
pada PPro dan PII dapat paralel. Karena itu sebetulnya Slot 1 lebih punya
kekuatan di Multithreading / Multiple Processor. ( sayangnya O/S belum banyak
mendukung, benchmark PII dual processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan
via Win95 ketimbang via NT)
Kedua,
memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa memakan banyak space di Motherboard sebab
bila tidak ZIF socket 9 , bisa seluas Form Factor(MB)nya sendiri konsep hemat
space ini sejak 8088 juga sudah ada .Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di
286? beberapa diantaranya adalah efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk.
Ketiga,
memungkinkan penggunaan cache module yang lebih efisien dan dengan speed tinggi
seimbang dengan speed processor dan lagi-lagi tanpa banyak makan tempat, tidak
seperti AMD / Cyrix yang “terpaksa” mendobel L1 cachenya untuk menyaingi speed
PII (karena L2-nya lambat) sehingga kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6×86 bukan
cepat di processor melainkan cepat di hit cache! Sebab dengan spec Socket7
kecepatan L2 cache akan terbatas hanya secepat bus data / makin lambat bila bus
datanya sedang sibuk, padahal PII thn depan direncanakan beroperasi pada 100MHz
(bukan 66MHz lagi). Point inilah salah satu alasan kenapa intel mengganti
chipset dari 430 ke 440 yang berarti juga harus mengganti Motherboard.
Generasi
Cyrix :
1.Generasi Prosesor Cyrix MediaGX dengan kecepatan 120-200 Mhz.
2.Generasi Prosesor Cyrix 6×86
dengan kecepatan 110-150Mhz.
3.Generasi Prosesor Cyrix M2 dengan kecepatan 180-233 Mhz.
4.Generasi Prosesor Cyrix C3 dengan kecepatan 500-733 Mhz
5.Terminologi
Dasar pada Mikrokomputer
TERMINOLOGI BIT
Bit adalah kependekan dari ”Binary Digit”, yang berarti digit
biner. Binary digit adalah unit satuan terkecil dalam komputasi digital.
Komputer tidak menggunakan angka desimal untuk menyimpan data, Semua data
komputer disimpan dalam angka-angka biner. Hanya 2 nilai berbeda yang bisa
dinyatakan satu bit, entah nilai 0 atau nilai 1
TERMINOLOGI ALU
Arithmatic Logical Unit (ALU), adalah salah satu bagian/komponen
dalam sistem di dalam sistem komputer yang berfungsi melakukan
operasi/perhitungan aritmatika dan logika (Contoh operasi aritmatika adalah
operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah
logika AND dan OR. ALU bekerja besama-sama memori, di mana hasil dari
perhitungan di dalam ALU di simpan ke dalam memori.
Perhitungan dalam ALU menggunakan kode biner, yang
merepresentasikan instruksi yang akan dieksekusi (opcode) dan data yang diolah
(operand). ALU biasanya menggunakan sistem bilangan biner (two’s complement).
ALU mendapat data dari register. Kemudian data tersebut diproses dan hasilnya
akan disimpan dalam register tersendiri yaitu ALU.
TERMINOLOGI ADDRESS
Sebuah pola dengan nilai 1 atau 0, yang mempresentasikan lokasi
spesifik dari memory atau perangkat IO
TERMINOLOGI ROM DAN RAM
1.RAM (Random Access Memory)
RAM adalah unit memori yang dapat dibaca dan/atau ditulisi. Data
dalam RAM bersifat volatile (akan hilang bila power mati). RAM hanya digunakan
untuk menyimpan data sementara, yaitu data yang tidak begitu penting (tidak
masalah bila hilang akibat aliran daya listrik terputus). Ada dua macam RAM
yaitu RAM statik dan RAM dinamik. RAM statik adalah flipflopyang terdiri dari
komponen seperti resistor, transistor, dioda dan sebagainya. Setiap 1 bit
informasi tersimpan hingga sel “dialamatkan” dan “ditulis-hapuskan”. RAM
dinamik menyimpan bit informasi sebagai muatan. Sel memori elementer dibuat
dari kapasistansi gerbang-substrat transistor MOS.
2.ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Data tidak akan
terhapus meskipun aliran listrik terputus (non-volatile).
TERMINOLOGI REGISTER
Register adalah memori berukuran sangat kecil dengan kecepatan
akses sangat tinggi. jika digunakan untuk menampung hasil olahan disebut
sebagai accumulator. akan disimpan ke main memory sebagai hasil olahan CPU.
instruksi pada main memory yang akan diambil atau yang akan diletakkan.
TERMINOLOGI BUS
Bus adalah sebuah subsistem yang mentransfer data atau listrik
antar komponen komputer di dalam sebuah komputer atau antar komputer.
TERMINOLOGI INSTRUCTION SET
Set instruksi (instruction set) adalah sekumpulan lengkap
instruksi yang dapat di mengerti oleh sebuah CPU, set instruksi sering juga
disebut sebagai bahasa mesin (machine code), karna aslinya juga berbentuk biner
kemudian dimengerti sebagai bahasa assembly, untuk konsumsi manusia
(programmer), biasanya digunakan representasi yang lebih mudah dimengerti oleh
manusia.
TERMINOLOGI CLOCK
Microcomputer membutuhkan singkronisasi terhadap semua komponen
pendukungnya, ini dapat di jalankan dengan bantuan clock / timing circuit.
TERMINOLOGI CHIP
Chip komputer adalah sirkuit elektronik kecil, juga dikenal
sebagai sirkuit terpadu, yang merupakan salah satu komponen dasar dari sebagian
besar jenis perangkat elektronik, terutama komputer. Chip komputer berukuran
kecil dan terbuat dari semikonduktor yang biasanya terdiri dari silikon, yang
terdiri dari beberapa komponen termasuk transistor yang tertanam dan digunakan
untuk mengirimkan
DAFTAR PUSTAKA
http://latifahbulem.blogspot.co.id/2016/10/1-peran-mikrokomputer-dalam-jurusan.html
http://rezazafik.blogspot.co.id/2016/10/konsep-dasar-mikrokomputer.html
http://latifahbulem.blogspot.co.id/2016/10/1-peran-mikrokomputer-dalam-jurusan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar